Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 14 Hari Dicari, Jenazah Korban KM Virgo Asal Boyolali Akhirnya Dipulangkan
Advertisement . Scroll to see content

Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:54 WIB
  • author Tata Rahmanta
Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK
Polisi melakukan olah TKP Tukang tambal ditembak OTK di Jalan Pandaran, Boyolali, Sabtu (10/10/2026). (Foto : iNewsBoyolali.id).

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Seorang tukang tambal ban bernama Panji Suherman menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Pandaran, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026) siang. Korban ditembak lima kali menggunakan senjata jenis airsoft gun hingga mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.

Akibat kejadian tersebut, Panji mengalami luka pada pipi kiri, hidung, dada, dan bagian belakang kepala. Bahkan, satu peluru gotri masih bersarang di pipi kirinya sehingga korban harus menjalani operasi untuk mengangkat proyektil tersebut.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menjelaskan, penembakan bermula ketika korban sedang beristirahat di bengkel tambal ban miliknya sambil memainkan telepon seluler.

Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal datang menghampiri korban. Pelaku kemudian menodongkan senjata jenis airsoft gun dan melepaskan lima tembakan ke arah korban.

“Pelaku datang menghampiri korban, kemudian menodongkan senjata jenis airsoft gun dan melakukan penembakan sebanyak lima kali,” ujar Indra saat ditemui di Boyolali, Sabtu sore.

Meski mengalami sejumlah luka tembak, kondisi Panji dilaporkan masih sadar dan stabil. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, termasuk persiapan operasi untuk mengangkat peluru gotri yang masih tertanam di pipi kirinya.

Panji mengaku tidak mengenali pelaku yang menyerangnya. Saat kejadian, wajah pelaku tertutup masker sehingga korban kesulitan mengidentifikasi orang tersebut.

Korban juga mengaku tidak mengetahui motif penembakan karena merasa tidak pernah memiliki masalah maupun perselisihan dengan orang lain.

Menurut Panji, pelaku langsung melarikan diri setelah melepaskan lima tembakan. Ia hanya mengingat pelaku menggunakan sepeda motor matik berwarna putih tanpa pelat nomor.

“Saya tidak mengenali pelakunya karena memakai masker. Setelah menembak, pelaku langsung pergi,” kata Panji saat ditemui di rumah sakit.

Atas kejadian tersebut, Panji berharap polisi segera menangkap pelaku agar alasan di balik penyerangan yang dialaminya dapat terungkap.

Sementara itu, Polres Boyolali masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penembakan tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan tiga peluru gotri yang ditemukan sebagai barang bukti.

Penyidik Satreskrim Polres Boyolali juga menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku sekaligus melacak arah pelariannya setelah menembak korban.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, motif penembakan masih didalami. Polisi juga menyelidiki kemungkinan adanya persoalan tertentu yang melatarbelakangi aksi tersebut.

“Motifnya masih kami dalami. Dari hasil penyisiran dan keterangan korban, tidak ada barang berharga yang hilang,” jelas Indra.

Hingga Sabtu sore, polisi masih memburu pelaku dan mengumpulkan keterangan tambahan untuk mengungkap kasus penembakan terhadap tukang tambal ban tersebut

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut