Siswa SMKN 1 Bantul Rizky Sulaiman Sulap Hobi Reptil Jadi Bisnis Beromzet Jutaan Rupiah
Kisah sukses bisnis setelah mengikuti program ini juga dirasakan Nisa Fatin Afifah melalui Speak Garden. Alumni MMTC mendirikan lembaga pelatihan public speaking di Pundong, Bantul, yang berawal dari pengalamannya sebagai MC, pendongeng, dan pengajar ekstrakurikuler.
Setelah meraih Juara Harapan 1 di tingkat kabupaten dan mengikuti pendampingan inkubasi Pemda DIY, Nisa berhasil memantapkan tata kelola bisnis Speak Garden. Kini lembaga tersebut membuka pelatihan online eksklusif MC dan moderator untuk 8–15 peserta, serta program privat offline.
“Ada paket Rp350.000 selama 3 jam untuk persiapan sidang skripsi, presentasi lomba, hingga pidato. Speak Garden juga menyediakan kelas reguler 5 kali pertemuan dengan harga promo Rp199.000,” katanya.
Pendamping inkubasi, Agung Chandra, menjelaskan bahwa program ini dirancang dalam tiga tahap intensif untuk mematangkan bisnis anak muda agar lebih stabil (settle) serta mampu mengombinasikan sistem operasional online dan offline. Pada tahap awal inkubasi, peserta ditanamkan pola pikir (mindset) pengusaha yang berani mengalokasikan anggaran untuk penguatan branding media sosial. Agung menekankan bahwa promosi media sosial dan konten yang menarik adalah kunci agar usaha tidak hanya dikenal di lingkungan sekolah, tetapi bisa menjangkau pasar nasional.
Memasuki tahap ketiga inkubasi, para peserta disiapkan untuk menghadapi sesi pitching di hadapan calon investor. Dari 30 peserta inkubasi tingkat DIY, sebanyak 10 peserta terbaik berkesempatan meraih suntikan bantuan modal usaha sebesar Rp10 juta dari Pemda DIY.
Pendamping Program sekaligus CEO BHMTC Indonesia, Bio Hadikesuma mengatakan, program ini menjadi bagian dari ekosistem kewirausahaan. Program ini tidak akan berhenti setelah pendidikan usai, namun berlanjut untuk terus hidup dan berkembang.
“Sistem inkubasi ini menjadi bkti pendekatan berbasis data, kolaborasi akan menjawab kebutuhan pengembangan wirausaha muda di DIY,” katanya.
Editor: Tata Rahmanta