Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siswa SMKN 1 Bantul Rizky Sulaiman Sulap Hobi Reptil Jadi Bisnis Beromzet Jutaan Rupiah
Advertisement . Scroll to see content

30 Wirausaha Muda DIY Beradu Strategi Business Matching Kawula Muda 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:25 WIB
  • author Kuntadi
30 Wirausaha Muda DIY Beradu Strategi Business Matching Kawula Muda 2026
Sebanyak 30 wirausaha muda yang ada di DIY mengikuti busniness matching terkait bisnis mereka untuk mendapatkan uang bantuan di Sleman, Kamis (15/10/2026). (foto: istimewa)

SLEMAN, iNewsboyolali.id - Sebanyak 30 wirausaha muda peserta Inkubasi Wirausaha Kawula Muda 2026 memasuki babak puncak bertajuk Bizmatch (Business Matching) di Padiku Eatery & Coffee, Kabupaten Sleman, Kamis (15/10/2026). Peserta mempresentasikan bisnis mereka di hadapan jajaran CEO dan mentor untuk memperebutkan modal pembinaan bagi 10 peserta terbaik.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan BHMTC Indonesia. Program ini untuk menguji kesiapan bisnis para wirausaha muda setelah melalui rangkaian seleksi, pemetaan kesiapan, hingga pendampingan ketat.

Dalam sesi Bizmatch, para pendiri usaha muda memaparkan narasi bisnis, proyeksi keuangan, hingga rencana penggunaan dana secara mendalam.

CEO BHMTC Indonesia sekaligus pendamping program, Bio Hadikesuma, mengatakan forum ini dirancang sebagai ujian nyata untuk menilai kelayakan usaha peserta agar siap ditingkatkan skalanya (scaled up) dan masuk ke ekosistem pendanaan yang lebih luas.

"Melalui business matching ini akan dipilih 10 peserta yang dinilai layak dan pantas mendapatkan modal pembinaan. Program Kawula Muda diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pengembangan wirausaha yang mencakup proses pertumbuhan, penguatan, hingga eskalasi pelaku usaha," katanya, 

Sementara itu, Pengembang Kewirausahaan Muda Dinas Koperasi dan UKM DIY, Ratna Listtiyani, menyampaikan bahwa dewan juri dan mentor yang dilibatkan merupakan praktisi berpengalaman di lapangan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan evaluasi dan pembekalan nyata bagi peserta.

"Juri dan mentor yang mendampingi adalah teman-teman yang memang sudah benar-benar punya pengalaman lebih untuk menjalankan usaha," ujar Ratna.

Ratna berpesan agar para peserta percaya diri saat menyajikan rencana bisnis, sekaligus terbuka menerima masukan sebagai bahan evaluasi. Menurutnya, ketangguhan dan fleksibilitas wirausaha muda sangat krusial di tengah tantangan kondisi ekonomi saat ini.

Ia berharap saran dari dewan juri dapat diterapkan untuk memperkuat kapasitas bisnis peserta. Dengan demikian, wirausaha pemula ini tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang hingga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan perekonomian daerah.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut