Kemarau Panjang, Warga Boyolali Rela Susuri Hutan 2 Kilometer Demi Air Bersih
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id — Kemarau panjang membuat warga Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mengalami krisis air bersih. Warga bahkan harus masuk ke kawasan hutan milik Perhutani untuk mencari sumber air yang masih tersedia.
Untuk mendapatkan air bersih, warga harus berjalan kaki sejauh satu hingga dua kilometer menyusuri jalan setapak dengan kondisi terjal dan naik turun.
Sejumlah warga terlihat membawa galon bekas dan ember saat menyusuri kawasan hutan Perhutani, Rabu sore. Mereka menuju sebuah sumur yang hingga kini masih memiliki persediaan air yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Air dari sumur tersebut digunakan warga untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, minum, mencuci hingga mandi.
Editor : Tata Rahmanta