Peduli Korban Gempa NTT, Pemkab Blora Kirim Bantuan Makanan Senilai Rp77 Juta
BLORA, iNewsBoyolali.id – Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengirim bantuan makanan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan berupa satu truk makanan tersebut secara simbolis dilepas Wakil Bupati Blora Sri Setyorini di halaman Kantor BPBD Kabupaten Blora.
Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari berbagai pihak, mulai dari BPBD, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Palang Merah Indonesia (PMI), BPR BKK Blora, sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD), hingga masyarakat.
Wakil Bupati Blora Sri Setyorini mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Blora terhadap warga NTT yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana gempa.
“Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Blora kepada saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami musibah. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi ini adalah wujud kepedulian kita sebagai sesama bangsa dan warga Indonesia,” ujar Sri Setyorini.
Bantuan makanan yang dikirim tersebut jika dinominalkan mencapai sekitar Rp77.468.000. Meski nilainya tidak besar dibandingkan kebutuhan para korban bencana, Pemkab Blora berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak.
Sri mengatakan, bantuan tersebut awalnya akan dikumpulkan dalam bentuk donasi uang. Hal itu menindaklanjuti arahan BPBD Provinsi Jawa Tengah karena sebelumnya terdapat kendala dalam pengiriman bantuan logistik ke wilayah terdampak.
Namun, dalam perkembangannya, arahan tersebut berubah. BPBD Provinsi Jawa Tengah kemudian mengeluarkan edaran agar bantuan yang dikumpulkan berupa logistik.
“Awalnya ada arahan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah untuk mengumpulkan donasi dalam bentuk uang karena ada kesulitan untuk mengirim logistik. Tetapi kemudian dalam perkembangannya arahan berubah, bantuan yang dikirim berupa logistik,” jelasnya.
Bantuan makanan yang telah dikumpulkan tersebut kemudian diangkut menggunakan satu truk. BPBD Kabupaten Blora selanjutnya membawa bantuan tersebut ke BPBD Provinsi Jawa Tengah untuk digabungkan dengan bantuan dari daerah lain sebelum dikirim ke wilayah terdampak di NTT.
Pemkab Blora berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana sekaligus menjadi bentuk solidaritas antardaerah di Indonesia.
Sri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut berkontribusi dalam pengumpulan bantuan, termasuk lembaga pemerintah, lembaga sosial, BUMD dan masyarakat Blora.
Menurutnya, semangat gotong royong seperti ini perlu terus dipelihara, terutama ketika ada masyarakat di daerah lain yang sedang menghadapi bencana dan membutuhkan bantuan.
“Yang terpenting adalah kepedulian dan semangat gotong royong. Ketika saudara kita mengalami musibah, kita harus hadir sesuai kemampuan yang kita miliki,” pungkasnya.
Editor : Tata Rahmanta