Ribuan Warga Boyolali Berebut 30 Ribu Apem Keong Mas, Tradisi Saparan Penuh Berkah
Sebelum disebarkan kepada masyarakat, dua gunungan apem Keong Mas terlebih dahulu dikirab dari Kantor Kecamatan Banyudono menuju Alun-Alun Pengging. Jarak kirab sekitar satu kilometer.
Kirab tersebut dikawal prajurit Pakoso dari Keraton Surakarta Hadiningrat dan menjadi salah satu bagian sakral dalam rangkaian tradisi Saparan.
Tradisi Sebaran Apem Keong Mas digelar setiap bulan Safar dalam penanggalan Jawa. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus doa agar lahan pertanian warga terhindar dari serangan hama, khususnya keong mas.
Berdasarkan cerita turun-temurun, tradisi tersebut bermula ketika wilayah Pengging dilanda serangan hama keong mas. Saat itu, Ki Ageng Yosodipuro memerintahkan para petani mengumpulkan keong mas, mengukusnya, kemudian menyebarkannya ke sawah sebagai simbol penolak hama.
Editor : Tata Rahmanta