Misteri Mayat dalam Bagasi di Grobogan Terungkap, Korban Ternyata Pemilik Konter HP Ambarawa
GROBOGAN, iNewsBoyolali.id – Misteri penemuan jasad seorang pria di dalam bagasi mobil di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mulai terungkap. Polisi memastikan korban bernama Candra Wicaksana (25), pemilik konter handphone di kawasan Ambarawa.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga korban telah meninggal dunia beberapa jam sebelum jasadnya dibuang dan ditemukan warga di Grobogan.
Saat ditemukan, kondisi korban cukup mengenaskan. Kedua tangannya terikat, mulut dilakban, sementara bagian kepala mengalami luka parah dan berlumuran darah. Kepala korban juga ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik kresek berwarna hitam.
Kasus tersebut kini dilimpahkan dari Polres Grobogan ke Polres Semarang. Pelimpahan dilakukan setelah polisi menemukan adanya kemiripan antara kasus penemuan jasad dengan peristiwa perampokan sebuah konter handphone di wilayah Ambarawa.
“Untuk kasus sudah kita limpahkan ke Polres Semarang, karena kejadiannya disana. Dan kemarin Resmob juga datang ke sini, “ Jelas Kompol Muhammad Fadhlan.
Wakapolres Grobogan, Kompol Muhammad Fadhlan, mengatakan identitas korban telah dipastikan. Korban diketahui merupakan pemilik konter handphone yang berada di kawasan Ambarawa.
Sebelumnya, konter milik korban diduga menjadi lokasi perampokan. Berdasarkan video amatir warga, kondisi konter tampak berantakan. Sejumlah bercak darah juga terlihat di dalam konter.
Tak hanya korban, sejumlah telepon seluler yang sebelumnya dipajang di etalase konter juga dilaporkan hilang. Mobil Honda Jazz milik korban turut raib.
Sehari setelah korban dinyatakan menghilang, jasad Candra justru ditemukan di dalam bagasi mobil di wilayah Gubug, Grobogan.
Polisi menduga korban menjadi korban kekerasan sebelum akhirnya meninggal dunia. Namun, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi dari tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.
“Untuk penyebab pasti kematian korban, masih menunggu hasil dari Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, dan itu bukan wewenang kita tapi dari Polres Semarang,” jelasnya.
Sementara itu, dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut masih dalam pengejaran polisi. Keduanya diduga meninggalkan mobil beserta korban sebelum akhirnya jasad Candra ditemukan.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik kematian pemuda asal Ambarawa tersebut. Belum diketahui secara pasti apakah korban dibunuh dalam aksi perampokan atau terdapat motif lain.
Sejumlah barang bukti juga telah diamankan dan diserahkan dari Polres Grobogan kepada Polres Semarang. Barang bukti tersebut di antaranya pakaian yang diduga milik pelaku, telepon seluler milik korban yang telah terbakar, serta mobil Honda Jazz milik korban.
“Ya benar saat ditemukan di bagasi posisi tangan terikat dan mulut dilakban. Serta kepala dibubgkus plastik hitam,” pungkasnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pelaku sekaligus memastikan kronologi dan motif di balik kematian pemilik konter handphone tersebut.
Editor : Tata Rahmanta