FK UNS dan PERHATI-KL Solo Kenalkan Skrining Terpadu Kesehatan Anak di Boyolali
Selain memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, program ini juga menghasilkan model skrining terpadu, standar operasional prosedur (SOP), booklet dan video edukasi, sistem rujukan multidisiplin, hingga publikasi ilmiah yang diharapkan dapat menjadi acuan pengembangan layanan kesehatan sekolah di berbagai daerah.
Sementara itu, dokter spesialis anestesi RSUD Dr. Moewardi, dr. Septian Adik Permana, Sp.An, mengatakan keterlibatan tim anestesi difokuskan pada skrining risiko Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau gangguan henti napas saat tidur yang sering ditandai kebiasaan mendengkur pada anak.
"Program ini sangat baik karena sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi emas Indonesia. Salah satu masalah yang perlu mendapat perhatian adalah Obstructive Sleep Apnea (OSA) pada anak. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat mengganggu proses pertumbuhan fisik maupun perkembangan otak," ujarnya.
Editor : Tata Rahmanta