get app
inews
Aa Text
Read Next : Kunjungi Ponpes di Boyolali, Wapres Gibran Disambut Meriah hingga Bagikan Bantuan untuk Warga

Tiba di Tanah Air, Sejumlah Jemaah Sujud Syukur di Bandara Adi Soemarmo

Rabu, 03 Juni 2026 | 10:47 WIB
header img
Sejumlah jemaah haji kloter pertama Embarkasi Solo asal Kabupaten Tegal melakukan sujud syukur setibanya di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Rabu (3/6/2026) dini hari. Foto: Ist/

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai kedatangan jemaah haji kloter pertama Embarkasi Solo asal Kabupaten Tegal di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Rabu (3/6/2026) dini hari. Setelah menjalani rangkaian ibadah haji selama lebih dari satu bulan di Tanah Suci, para jemaah akhirnya kembali ke Indonesia dengan selamat.

Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah haji kloter pertama Embarkasi Solo mendarat di Bandara Adi Soemarmo sekitar dini hari. Sesaat setelah turun dari pesawat, sejumlah jemaah tampak tak kuasa menahan rasa haru dan langsung melakukan sujud syukur di area garbarata bandara.

Bagi para jemaah, kesempatan menunaikan rukun Islam kelima dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat merupakan nikmat yang tak ternilai. Selama kurang lebih 45 hari menjalankan ibadah di Tanah Suci, mereka mengaku mendapatkan pengalaman spiritual yang mendalam serta berbagai kemudahan dalam beribadah.

Salah seorang jemaah, Nur Idayanti, mengaku sangat bersyukur seluruh rangkaian ibadah hajinya berjalan lancar. Namun, di tengah kebahagiaan tersebut, ia juga mengenang dua rekan satu kloter yang meninggal dunia di Tanah Suci.

"Alhamdulillah, ini nikmat yang luar biasa. Semuanya dimudahkan oleh Allah. Kami harus banyak bersyukur karena seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar. Namun dari 360 jemaah, ada dua orang yang telah meninggalkan kami di Tanah Suci," ujar Nur Idayanti.

Rasa syukur serupa juga disampaikan Samukri yang langsung melakukan sujud syukur setibanya di bandara.

"Kami sangat bersyukur karena diberi hidayah dan keselamatan hingga bisa kembali ke Indonesia tanpa halangan apa pun. Selama di Tanah Suci kami juga diberikan kesehatan sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah, baik rukun, wajib maupun sunnah haji," katanya.

Sebelum dipulangkan ke daerah asal, para jemaah terlebih dahulu dibawa ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, untuk mengikuti proses serah terima dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo kepada petugas haji daerah.

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, mengatakan kloter pertama berangkat dengan total 360 jemaah. Namun saat kembali ke Indonesia jumlahnya menjadi 358 orang karena dua jemaah asal Kabupaten Tegal meninggal dunia di Tanah Suci sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji.

"Total kloter pertama saat berangkat sebanyak 360 jemaah, sedangkan yang tiba kembali hari ini sebanyak 358 jemaah. Dua jemaah asal Kabupaten Tegal wafat di Tanah Suci. Hingga saat ini total jemaah Embarkasi Solo yang meninggal dunia mencapai 27 orang," ujar Fitriyanto.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang turut hadir dalam penyambutan jemaah mengapresiasi kinerja seluruh petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Menurutnya, koordinasi antarlembaga mulai dari petugas haji, imigrasi hingga kementerian terkait telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah dari tahun ke tahun.

"Saya melihat pelayanan haji semakin baik. Ada petugas, imigrasi, dan berbagai layanan lainnya yang saling terintegrasi. Penunjukan koordinator wilayah di setiap provinsi juga semakin memperkuat pelayanan sehingga jemaah mendapatkan layanan yang lebih prima," kata Ahmad Luthfi.

Pada hari yang sama, Embarkasi Solo dijadwalkan menerima kedatangan jemaah haji kloter satu hingga kloter tiga asal Kabupaten Tegal. Kedatangan ini menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Embarkasi Solo dari Tanah Suci ke Indonesia.

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut