get app
inews
Aa Text
Read Next :  Dukung Swasembada Pangan, UMBY Bagikan Alat Pertanian ke KWT

Bongkar Strategi Publikasi, Martaria Rinaldi Bagikan Tesis Jadi 3 Jurnal

Senin, 27 April 2026 | 07:58 WIB
header img
Dosen dari Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Dr Martaria Rizky Rinaldi menjadi nara sumber pada seminar membedah strategi publikasi jurnal internasional secara daring. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id - Publikasi di jurnal internasional bereputasi seringkali dianggap sebagai momok bagi mahasiswa pascasarjana. Dosen dari Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Dr Martaria Rizky Rinaldi berhasil mematahkan stigma itu dengan membagikan strategi jitu.  

Menurutnya, menembus Scopus bukan sekadar soal kecerdasan melainkan taktik. Membawakan materi bertajuk “Dari Tesis ke Publikasi: Strategi Penelitian yang Publishable”,  Martaria membedah langkah transformatif di hadapan puluhan mahasiswa magister, dalam kuliah umum daring di Magister Psikologi Universitas Tarumanagara (UNTAR), Selasa (21/4/2026).

“Banyak mahasiswa terjebak pada asumsi bahwa data yang rumit adalah kunci utama. Padahal, gerbang jurnal internasional lebih mementingkan kerangka berpikir dan novelty (kebaruan),” katanya.  

Menurutnya, yang membedakan penelitian yang publishable dan tidak, bukan sekadar datanya tetapi cara berpikirnya. Publikasi bukan soal pintar, tetapi soal strategi. 

“Kesalahan fatal yang sering dilakukan mahasiswa adalah pemilihan topik yang terlalu umum dan lemahnya research gap. Padahal, jika dirancang dengan desain yang kokoh sejak awal dengan menyertakan variabel mediator, satu tesis bisa dipanen menjadi dua hingga tiga artikel ilmiah berkualitas,” katanya. 

Martaria telah berhasil mengonversi disertasinya menjadi deretan publikasi di jurnal bereputasi kelas dunia (Q1, Q2, dan Q3). Portofolio ini menjadi bukti nyata bagi para mahasiswa bahwa riset yang solid memiliki usia manfaat yang panjang bagi karier akademik mereka. 

Dekan Fakultas Psikologi UNTAR, Dr Tommy YS Suyasa mengingatkan mahasiswa pascasarjana, publikasi bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Mereka tidak cukup hanya menyelesaikan tesis.  

“Pengalaman narasumber sangat krusial sebagai bekal strategis agar karya mereka mampu menembus jurnal bereputasi seperti Scopus,” ujar Tommy.
 
Kaprodi Magister Psikologi Untar, Dr Fransisca IR Dewi menyebut, materi yang disampaikan Dr Martaria sangat padat, berisi, dan aplikatif. Banyak peserta yang mendapatkan peta jalan yang jelas untuk penelitiannya.  

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut