Kepala SPPG Diangkat Jadi PPPK, Program Makan Bergizi Gratis di Boyolali Makin Terjamin
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Pengangkatan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ahli gizi, dan akuntan SPPG menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disambut positif oleh jajaran pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Kebijakan ini dinilai memperkuat kehadiran pemerintah dalam memastikan keberlanjutan program strategis nasional tersebut.
Kepala SPPG Candi Ampel, Rizal Ahmad Zaini, menjadi salah satu yang direkrut pada tahap kedua dan mulai efektif berstatus PPPK pada awal Februari mendatang.
Ia mengaku siap mengemban tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga mutu layanan pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat.
Setiap hari, Rizal memastikan operasional dapur berjalan sesuai prosedur, mulai dari ketersediaan bahan baku, proses pengolahan makanan, hingga penyusunan laporan harian yang dikirimkan ke Badan Gizi Nasional.
“Dengan status sebagai PPPK, tentu tanggung jawab semakin besar. Kami harus memastikan program MBG berjalan tepat sasaran dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Rizal Senin (26/1/2026).

Sementara itu, Pengelola SPPG Candi Ampel Mitra Badan Gizi Nasional, Harnowo, menilai pengangkatan aparatur pemerintah di lingkungan SPPG membuat para mitra semakin tenang. Menurutnya, kebijakan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam program pemenuhan gizi.
“Dengan adanya pegawai pemerintah di dapur MBG, kami yakin program ini bisa berkelanjutan. Selain menyehatkan anak-anak, program ini juga menggerakkan ekonomi petani dan peternak,” kata Harnowo.
Ia menjelaskan, keberadaan dapur MBG menciptakan pasar yang pasti bagi hasil pertanian dan peternakan lokal, sehingga turut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Dengan diangkatnya kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan sebagai PPPK, pemerintah berharap pengelolaan dapur MBG semakin profesional, akuntabel, dan mampu menjaga kesinambungan program Makan Bergizi Gratis di tengah masyarakat.
Editor : Tata Rahmanta