Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kurir Sabu Ditangkap Saat Ambil Paket di Pinggir Sawah Boyolali
Advertisement . Scroll to see content

Tangkal Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Polres Boyolali Edukasi Warga Mojosongo

Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:08 WIB
  • author Tata Rahmanta
Tangkal Radikalisme Sejak Dini, Densus 88 dan Polres Boyolali Edukasi Warga Mojosongo
Tim Densus 88 Wilayah Jateng memberikan pemaparan kepada warga di Balai Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali, Senin (4/8/2025).Foto: Humas Polres Boyolali

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id  –  Upaya pencegahan paham radikal dan jaringan terorisme terus dilakukan oleh Polres Boyolali. Kali ini, sinergi dilakukan bersama Densus 88 Anti Teror Mabes Polri Wilayah Jawa Tengah, dengan menggelar sosialisasi bahaya radikalisme dan terorisme bagi warga Desa Tambak dan Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, pada Senin (4/8/2025).

Acara edukatif ini digelar di dua lokasi, yakni Balai Desa Tambak dan Balai Desa Manggis, dan dihadiri langsung oleh AKP Joko P dari Densus 88 Wilayah Jateng. Turut hadir jajaran Polsek Mojosongo, personel Sat Intelkam Polres Boyolali, serta para perangkat desa, termasuk Kepala Desa Tambak Joko Mursito dan Kepala Desa Manggis bersama stafnya.

Dalam sambutannya, AKP Joko P menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran paham radikal di lingkungan sekitar. Ia mengungkapkan, wilayah Boyolali pernah menjadi tempat tinggal eks narapidana terorisme (napiter) yang sempat terafiliasi dengan Jamaah Islamiyah (JI)  jaringan yang kini dilarang dan dibubarkan pemerintah.

“Kami hadir membangun sinergi agar pesan tentang bahaya radikalisme bisa diteruskan melalui forum-forum desa. Masyarakat perlu peka terhadap tanda-tanda awal penyebaran paham ekstrem,” tegasnya.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut