Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Respons Jokowi Soal Penangguhan Penahanan Tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa Fitnah Ijazah
Advertisement . Scroll to see content

Tuduhan Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran, Jokowi Duga Ada Agenda Besar Politik

Senin, 14 Juli 2025 | 20:05 WIB
  • author AW Wibowo
Tuduhan Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran, Jokowi Duga Ada Agenda Besar Politik
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan keterangan pers di Solo, Senin (14/7/2025). Foto: AW Wibowo

SOLO, iNewsBoyolali.idMantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menduga ada agenda besar terkait tudingan ijazah palsu, serta isu pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Jokowi menduga isu yang dialamatkan kepadanya serta Gibran untuk menurunkan reputasi politik.

“Saya berperasaan kelihatannya ada agenda besar politik di balik isu-isu ijazah palsu, isu pemakzulan,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (14/7/2025).

Jokowi menduga, isu-isu itu untuk menurunkan reputasi politik. Namun baginya, hal itu dinilai hal yang biasa. Menanggapi tudingan ijazah palsu yang terus dilontarkan kubu Roy Suryo, Presiden RI ke-7 ini mengemukakan bahwa saat ini sudah dalam proses hukum.

Termasuk laporannya di Polda Metro Jaya yang kini sudah masuk tahap penyidikan, ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ini menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Jokowi mempersilakan untuk dilihat saat proses di pengadilan nanti seperti apa.

“Yang jelas, saya ingin menunjukkan ijazahnya di dalam sidang pengadilan nanti,” ucap Jokowi.

Jokowi menegaskan, dirinya menolak untuk menunjukkan ijazah di luar proses persidangan di pengadilan. Dirinya akan menunjukkan ijazah asli miliknya saat di pengadilan.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut