Dies Natalis Ke-17, UBY Berhasil Lewati Masa Sulit

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Di usianya yang ke-17 Universitas Boyolali (UBY) telah berhasil melewati masa masa sulit. Hal itu terbukti UBY saat ini dalam kondisi sehat secara akademisi, keuangan, dan sumber daya manusia (SDM).
Bahkan, untuk meningkatkan mutu Tri Darma Perguruan Tinggi saat ini UBY juga telah menjalin mitra kerja sama internasional.
Hal tersebut disampaikan langsung Rektor Universitas Boyolali, Nanik Sutarni saat acara dies natalis ke-17 UBY di Grha Amarta, Selasa (11/02/2025). Capaian itu, menurutnya berkat kerja sama harmonisasi antara yayasan dan seluruh sivitas akademika, pemerintah daerah, dan, seluruh stakeholder di Boyolali.
“Kami merasa bersyukur dan bangga, hari ini bisa berkumpul merayakan dies natalis UBY. Kami sampaikan harmonisasi budaya Nusantara dari UBY untuk Indonesia,” ungkapnya.
Selama tiga tahun kepimpinan Nanik Sutarni, UBY telah berhasil membuka program Magister Hukum (MH) yang sudah berjalan sejak 2024. Adapun saat ini pihak kampus juga tengah dalam proses pembukaan program Magister Manajamen (MM).
Sejauh ini UBY telah menjalin mitra kerja sama internasional untuk meningkatkan mutu Tri Darma Perguruan Tinggi. Dengan begitu, kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat telah melibatkan perguruan tinggi luar negeri, seperti Malaysia, Vietnam, Korea, Jepang, Uzbekistan, India, dan Thailand.
UBY sendiri saat ini telah memiliki 52 dosen, terdiri atas sebelas doktor, 30 magister, dan sebelas calon doctor. Mereka terus bergerak aktif mengembangkan Tri Darma Perguruan Tinggi didukung tenaga kependidikan sebanyak 32 orang dan semua warga asli Boyolali.
“Saat ini UBY telah memiliki sebanyak 1.916 mahasiswa dari berbagai jalur, baik reguler, beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar), beasiswa pemerintah kabupaten (Pemkab) yang diberikan pada 2022 dan 2024, beasiswa Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) yang dimulai pada 2024, dan juga jalur kelas karyawan,” beber Nanik Sutarni.
UBY juga telah memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada masyarakat Boyolali melalui program besaiswa aspirasi dimulai pada 2024 lalu. Hal ini merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
“17 tahun UBY makin dikenal khalayak luas sehingga mahasiswa kami sudah diminati di kancah nasional dan internasional, yakni Papua, Kalimantan, Sumatra, dan berbagai pulau di Indonesia serta Timor Leste,” urai rektor.
Acara dies natalis UBY kali ini turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, bupati, ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), sekretaris daerah (Sekda), ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), ketua pembina, ketua pengurus, dan ketua pengawas Yayasan Bhinneka Karya beserta jajaran.
Selain itu juga dihadiri para rektor, dewan penyantun PKBB Universitas Boyolali, ketua dan anggota senat Universitas Boyolali, seluruh kepala dinas se-Kabupaten Boyolali, dan pihak swasta.
Editor : Tata Rahmanta