YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id - Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar membuka ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (3/11/2026). Menag menekankan integrasi agama dan sains.
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 3–7 November 2026 dengan tema “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi”. OASE III PTKIN ini diikuti 497 finalis terpilih dari 54 PTKIN se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan pentingnya menjadikan nilai agama, etika, dan moral sebagai landasan utama pengembangan sains dan teknologi. Ia mengingatkan mahasiswa PTKIN agar tumbuh menjadi ilmuwan yang memiliki kecanggihan intelektual sekaligus integritas tinggi.
“Bangsa yang berkembang harus memajukan sains dan teknologi. Oleh sebab itu, harus ada agama yang senantiasa membimbing ilmu pengetahuan," kata Nasarudin.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhaidi Hasan, menyambut baik kepercayaan Kementerian Agama menunjuk kampusnya sebagai tuan rumah. Menurutnya, OASE bukan sekadar ajang perebutan juara, melainkan ruang perjumpaan gagasan, pertukaran pengalaman, dan penguatan jejaring akademik antarmahasiswa.
“Penguatan sains, teknologi, dan riset merupakan tiga pilar utama kemajuan bangsa. Perguruan tinggi dituntut melahirkan karya dan inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat,” ujar Noorhaidi.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
