Balap Liar Lintas Daerah di Boyolali Digerebek, 15 Orang Diamankan

Tata Rahmanta
Sejumlah sepeda motor dan belasan orang yang terlibat aksi balap liar diamankan di Mapolres Boyolali, Senin (2/11/2026).(Foto: iNewsBoyolali.id)

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Polisi menggerebek aksi balap liar yang digelar di jalur Solo-Boyolali, Jawa Tengah, Senin (2/11/2026) dini hari. Sebanyak 15 orang diamankan dalam penindakan tersebut. Polisi juga menyita lima sepeda motor yang diduga digunakan untuk balapan serta tujuh kendaraan pengangkut.

Aksi balap liar yang berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB itu sempat mengganggu arus lalu lintas. Para pelaku bahkan menutup sebagian jalan untuk memberikan ruang bagi para joki yang beradu kecepatan.

Kegiatan tersebut berakhir dengan kecelakaan. Salah satu pembalap kehilangan kendali hingga terjatuh dan menabrak penonton yang berada di pinggir jalan.

Akibat kejadian itu, seorang joki mengalami luka-luka. Sementara seorang penonton yang tertimpa sepeda motor balap dilaporkan mengalami patah tulang.

Polisi yang sebelumnya telah memantau rencana kegiatan tersebut langsung melakukan penindakan di lokasi. Petugas mengamankan sejumlah orang beserta kendaraan yang diduga menjadi sarana pendukung balap liar.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, aktivitas balap liar tersebut diduga melibatkan kelompok dari berbagai daerah, tidak hanya dari Boyolali.

"Menurut informasi yang kami terima, mereka juga kerap melaksanakan kegiatan balap liar di wilayah lain selain Boyolali," kata Indra.

Dia menyebut sejumlah daerah asal terduga pelaku di antaranya Jepara, Mojokerto, Kulon Progo, Klaten, hingga daerah lainnya. Polisi masih memeriksa para terduga pelaku untuk mendalami keterlibatan masing-masing.

Selain lima sepeda motor, polisi turut mengamankan tujuh kendaraan roda empat hingga mikrobus. Kendaraan tersebut diduga digunakan untuk mengangkut motor balap, mekanik, serta perlengkapan pendukung dari luar daerah.

"Ada beberapa kendaraan yang kami amankan. Mulai mobil Grand Max hingga Elf. Kendaraan ini digunakan sebagai sarana untuk mengangkut motor, mekanik, dan keperluan lainnya," ujarnya.

Menurut Indra, sejumlah kendaraan pengangkut tersebut telah dimodifikasi pada bagian dalam untuk memudahkan pengangkutan sepeda motor balap.

Saat ini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya unsur perjudian dalam aksi balap liar tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing orang yang diamankan, termasuk pihak yang diduga menjadi penyelenggara.

Seluruh barang bukti kendaraan sementara diamankan di Mapolres Boyolali untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi menegaskan penanganan kasus ini masih terus dikembangkan, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan kelompok balap liar lintas daerah.

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network