Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Klaten, Khumaidin, mengatakan festival tersebut digelar untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur tradisi santri. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi lembaga pendidikan agama, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter bangsa.
"Kami berharap masyarakat bisa lebih memahami budaya santri yang sebenarnya. Santri bukan hanya sosok yang menguasai ilmu agama, melainkan generasi yang berakhlak, santun, mandiri secara ekonomi, dan responsif terhadap tantangan zaman," ungkap Khumaidin.
Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Jaka Purwanto, yang hadir mewakili Bupati Klaten, mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut.
Dia menilai kegiatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan kembali kontribusi santri dalam menjaga toleransi dan mengembangkan nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin di tengah keberagaman masyarakat.
"Melalui momen ini, kami berpesan agar santri di Klaten terus menunjukkan kepedulian tinggi, kreativitas, serta rasa cinta yang mendalam terhadap Tanah Air," ucapnya.
Kirab Festival Budaya Santri menjadi salah satu rangkaian puncak peringatan Hari Santri di Kabupaten Klaten. Selain sebagai ajang kreativitas, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keagamaan sekaligus melestarikan seni dan budaya bangsa.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
