Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan menegaskan bahwa keberadaan KDKMP diharapkan menjadi penggerak perekonomian masyarakat sekaligus mendekatkan pelayanan kepada warga.
Menurutnya, koperasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga diharapkan mampu menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat serta menjadi sarana penyaluran bantuan dan subsidi pemerintah.
Agus mengungkapkan, dari total 267 desa dan kelurahan di Kabupaten Boyolali, sebanyak 251 KDKMP telah memiliki bangunan. Namun, jumlah koperasi yang sudah beroperasi baru mencapai 95 unit.
“Ini memang agak akhir karena kemarin dari Desa Sambon belum bisa menyediakan lahannya. Alhamdulillah, sekarang sudah ada lahannya. Harapannya, pembangunan selesai dalam tiga bulan dan Januari tahun depan sudah bisa beroperasi,” kata Agus.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
