YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id - Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2027/2028 sejak 1 Oktober 2026. Pada periode penerimaan kali ini, UMBY menargetkan untuk menjaring 2.300 mahasiswa baru dari seluruh penjuru Indonesia dengan menyiapkan alokasi beasiswa senilai total Rp1 miliar.
Kepala Bagian Pemasaran SMA/sederajat UMBY, Abdul Hadi, mengatakan, fokus utama PMB tahun ini adalah memperluas jangkauan akses pendidikan tinggi berkualitas yang tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan berkualitas di UMBY dapat diakses secara lebih luas oleh calon mahasiswa dari berbagai daerah. Oleh karena itu, perluasan jangkauan geografis dan efisiensi biaya pendidikan menjadi perhatian utama kami dalam PMB TA 2027/2028 ini,” ujar Abdul Hadi.
Sebagai bentuk komitmen nyata, dana bantuan beasiswa sebesar Rp1 miliar tersebut dialokasikan untuk 200 mahasiswa baru terpilih melalui beragam skema. Skema tersebut meliputi Beasiswa Prestasi Akademik berbasis nilai rapor, Beasiswa Prestasi Nonakademik dan Bakat Minat, Beasiswa Hafiz Al Quran, Beasiswa Putra-Putri Guru, Beasiswa Aktif Organisasi Sekolah, hingga Beasiswa KIP Kuliah. Selain jalur beasiswa, UMBY juga membuka jalur seleksi reguler yang terdiri dari Jalur Gelombang Khusus serta Jalur Reguler Gelombang 1, 2, dan 3.
Dikenal sebagai kampus yang prospektif, terjangkau, dan multikultural, UMBY terus memperkuat kualitas pembelajarannya melalui penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan kompetensi digital, serta kemitraan strategis dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA).
Pengembangan mahasiswa turut didukung oleh fasilitas laboratorium modern, perpustakaan, inkubator kewirausahaan, hingga program pendampingan magang. Berbagai fasilitas ini dirancang untuk menopang program studi unggulan, seperti Fakultas Psikologi sebagai pencetak profesional HRD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Agama Islam (FAI), hingga bidang agro dan pangan milenial.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
