Bahan Makanan Digelar di Depan Toilet Viral Usai 225 Siswa SMAN 1 Tunjungan Sakit, SPPG Ditutup Perm
BLORA, iNewsBoyolali.id— Video yang memperlihatkan sejumlah bahan makanan kering digelar di lantai depan toilet Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, viral di media sosial. Temuan tersebut muncul setelah 225 siswa dan guru SMAN 1 Tunjungan mengalami gejala mual usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam video yang beredar, sejumlah bahan baku makanan kering terlihat diletakkan langsung di lantai dan berada di depan toilet. Kondisi tersebut menuai perhatian karena lokasi penyimpanan dinilai tidak sesuai dengan standar higienitas pengolahan makanan.
Ketua Satgas MBG Blora, Sri Setyorini, bersama Sekretaris Satgas, Edy Widayat, membenarkan adanya temuan tersebut.
Sri mengatakan bahan baku makanan, baik kering maupun basah, semestinya disimpan di tempat khusus dan tidak diletakkan langsung di lantai, terlebih di area depan toilet.
“Penyimpanan bahan baku makanan kering tidak seharusnya ditaruh atau disimpan di lantai, apalagi di depan toilet. Secara aturan ada tempat khusus untuk menyimpan makanan kering maupun basah. Ini jelas sangat tidak higienis,” tegas Sri.
SPPG Sukorejo 2 Ditutup Permanen
Atas temuan tersebut, Satgas MBG Blora mengambil tindakan tegas. SPPG Sukorejo 2 diputuskan ditutup secara permanen.
Keputusan itu menjadi bagian dari evaluasi terhadap penyelenggaraan MBG setelah munculnya kasus yang dialami ratusan siswa dan guru SMAN 1 Tunjungan.
"Pokoknya Kita usulkan untuk ditutup secara permanen titik", Tegas Sri Setyorini.
Sebanyak 225 siswa dan guru dilaporkan mengalami gejala mual. Hingga saat ini, masih terdapat satu siswa yang menjalani perawatan di RSU Blora dan dua Pelajar dirawat di RS PKU Muhammdiyah
Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian masyarakat. Bahkan, terdapat warga yang melaporkan dugaan persoalan terkait kasus tersebut kepada Polres Blora untuk ditindaklanjuti.
Temuan bahan makanan yang diletakkan di depan toilet menambah sorotan terhadap penerapan standar kebersihan dalam penyediaan makanan program MBG.
"Itu sudah tidak layak, tidak sesuai SOP. Harusnya penyimpanan makanan kering dan basah ada tempatnya sendiri, tidak sembarangan begitu"; Kata Edy Widayat yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Daerah di Blora.
Satgas MBG Blora menegaskan penyimpanan bahan baku merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan kualitas makanan yang akan dikonsumsi para penerima manfaat.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi bahan evaluasi agar standar kebersihan, penyimpanan bahan baku, hingga proses pengolahan makanan dalam program MBG benar-benar dijalankan secara ketat.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
