Aldila menambahkan, bantuan air bersih tidak hanya disalurkan sekali. Komunitasnya berencana melakukan distribusi secara rutin selama warga masih mengalami kesulitan air.
"Ke depan kami akan berupaya rutin menyalurkan bantuan sampai musim penghujan datang," katanya.
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Mriyan. Salah satu warga, Marsih, mengaku sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih dari relawan.
Menurutnya, sumber air di wilayah tempat tinggalnya sudah mengering sejak sekitar tiga hingga empat bulan lalu, saat hujan terakhir turun.
"Sumber air sudah mengering sejak tiga sampai empat bulan lalu. Sekarang kami sangat mengandalkan bantuan air," ujar Marsih.
Ia mengatakan air yang diterima digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga dan ternak.
"Air ini untuk minum, memasak, mencuci, dan juga untuk ternak. Kalau tidak ada bantuan, kami terpaksa membeli," katanya.
Marsih mengaku harga air yang cukup mahal menjadi beban bagi warga. Ia bahkan pernah menjual ternak untuk memenuhi kebutuhan air.
"Pernah sampai menjual ternak untuk mencukupi kebutuhan air," ungkapnya.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
