Krisis Air Bersih Meluas di Boyolali, Warga Terpaksa Jual Ternak Demi Air

Tata Rahmanta
Warga Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari, Boyolali, memberi minum ternak, Minggu (6/9/2026). (Foto : iNewsBoyolali.id).

Sementara itu, berdasarkan hasil mitigasi dan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, kemarau panjang tahun ini berdampak terhadap puluhan wilayah.

Tercatat sebanyak 33 desa dan 95 dukuh yang tersebar di 11 kecamatan mengalami krisis air bersih. Wilayah terdampak tidak hanya berada di lereng Gunung Merapi, tetapi juga kawasan Boyolali bagian utara.

Pemerintah Kabupaten Boyolali bersama sejumlah stakeholder, komunitas, dan pihak swasta terus melakukan penyaluran air bersih ke wilayah terdampak.

Hingga saat ini, total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 2,5 juta liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kemarau panjang.

Krisis air bersih diperkirakan masih menjadi persoalan bagi warga hingga hujan kembali turun. Pemerintah dan berbagai pihak pun terus melakukan distribusi air untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Editor : Tata Rahmanta

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network