Adiyanto mengaku hampir setiap hari mengambil air dari sumur tersebut, terutama pada pagi dan sore hari.
"Setiap pagi dan sore saya mengambil air di sini, airnya untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, mencuci, dan mandi," ujarnya.
Meski pemerintah telah memberikan bantuan distribusi air bersih, menurut Adiyanto, droping air tidak dilakukan setiap hari. Sementara kebutuhan air warga berlangsung setiap hari.
"Memang ada bantuan droping air, tetapi tidak setiap hari, tapi kebutuhan air kan setiap hari, jadi kami tetap harus mengambil air ke dalam hutan," tuturnya.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
