Festival ini membuktikan bahwa tradisi lokal tetap relevan sebagai medium edukasi modern. Dolanan anak bertransformasi dari sekadar nostalgia masa lalu menjadi sarana efektif bagi generasi muda untuk mengasah nalar kritis, kepekaan sosial, dan kecintaan pada warisan nusantara.
“Harapan kita anak-anak memiliki kepekaan sosial dan cinta warisan nusantara,” katanya.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
