YOGYAKARTA, iNewsBoyolali.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY ikut berduka atas meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mereka mendesak pelatihan seperti ini dihentikan ada ada investigasi untuk mengungkap penyebab kematian.
“Kami sampaikan turut berduka atas wafatnya saudara-saudara kita yang mengikuti Latsar Manajer KDMP,” kata ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, Rabu (1/7/2026).
Eko berharap agar pelatihan ini dihentikan sementara sambil dilakukan evaluasi terkait seluruh kegiatan yang ada. Keselamatan peserta harus menjadi unsur utama yang perlu mendapat perhatian.
“Jangan sampai ada lagi korban meninggal," kata politisi PDIP ini.
Menurutnya, evaluasi pelatihan calon manajer Kopdes penting, termasuk mencakup standar rekrutmen peserta, metode pelatihan, kurikulum, kompetensi instruktur, sarana prasarana hingga dukungan layanan kesehatan selama pelatihan berlangsung. Proses seleksi peserta semestinya diawali dengan pemeriksaan kesehatan yang memadai, termasuk penelusuran riwayat penyakit.
"Ada peserta dengan catatan henti jantung. Ini harus didalami, apakah sebelum pelatihan dilakukan tes kesehatan, apakah selama pelatihan juga ada pemeriksaan kesehatan," kata Eko Suwanto.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
