Dengan satu alat, tenaga medis dapat memperoleh hasil pemeriksaan lengkap hanya dalam waktu sekitar tiga menit. Menurut Kristandiyoko, hal ini tidak hanya meningkatkan akurasi diagnosa, tetapi juga menekan kebutuhan ruang dan mempercepat alur pelayanan.
Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan meninjau langsung pemanfaatan alat tersebut di dua puskesmas. Ia menilai pengadaan bernilai miliaran rupiah ini harus berdampak nyata bagi masyarakat.
“Harapannya alat ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal, melayani pasien lebih cepat, dan pada akhirnya kualitas pelayanan kesehatan di Boyolali benar-benar meningkat,” tegas Bupati Agus.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
