Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menegaskan bahwa konsep perayaan tahun baru kali ini lebih menekankan pada nilai sosial dan kemanusiaan.
“Tidak hanya hiburan, tetapi juga ada doa bersama, pembagian susu, dan pengumpulan donasi untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Harapannya, Tahun 2026 membawa harapan dan kebaikan bagi semua,” ujarnya.
Perayaan malam pergantian tahun di Boyolali pun berlangsung aman, tertib, dan penuh makna, menjadi momentum refleksi serta solidaritas sosial bagi masyarakat di awal Tahun 2026.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
