GROBOGAN,iNewsBoyolali.id-Tiga orang pria yang diketahui sebagai penagih hutang atau debt collector babak belur dihajar massa saat kedapatan menarik mobil di jalan raya Grobogan-Solo. Pemilik mobil yang hendak dirampas oleh ketiga kawanan DC tersebut berteriak minta tolong sehingga memancing warga sekitar lokasi dan langsung mengejar kemudian menghadang mobil pelaku hingga terjadi amuk massa.
Tiga kawanan penagih hutang yang masih berada di dalam mobil korban ini langsung dihujani pukulan oleh warga di jalan raya Grobogan-Solo Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, pada Sabtu malam. Dua pelaku sempat berusaha kabur dengan menggunakan mobil brio merah hingga akhirnya dihadang dan dihentikan warga. Sementara seorang pelaku lainnya sudah berada di dalam mobil korban langsung dihujani pukulan oleh warga. Ketiga pria berbadan kekar ini sempat ngotot dan mengelak bahwa mereka tidak melakukan perampasan mobil saat diinterogasi warga. Warga yang sudah emosi kembali menghujani pukulan dan tendangan hingga pelaku jatuh tersungkur di jalan.
Beberapa warga lainnya kemudian mengamankan ketiga pelaku masuk ke dalam mobil untuk dibawa ke kantor polisi. Kasi Humas Polres Grobogan, Jawa Tengah, Ajun Komisaris Polisi Danang Esanto telah mengamankan ketiga pelaku di Mapolres Grobogan, Jawa Tengah, beserta barang bukti sebuah mobil brio warna merah milik pelaku. Sementara itu mobil silver milik korban sudah dibawa pergi oleh korban. Dari hasil penyelidikan, pelaku merupakan karyawan dari sebuah kantor perusahaan pembiayaan yang sedang menarik mobil tersebut karena nunggak angsuran.
“ketiganya sudah berada di Polres dan sedang kita periksa. Untuk barang bukti yang kita amankan satu unit mobil brio warga merah milik pelaku. Untuk korban sudah langsung pergi meninggalkan lokasi dengan membawa mobilnya,”ungkap AKP Danang esanto.
Kasi Humas Polres Grobogan, Jawa Tengah, juga menambahkan, meski sudah dibekali surat tugas dari perusahaan, namun aksi rampas mobil di jalanan oleh ketiga debt collector ini tidak dibenarkan, hingga memicu amarah warga yang saat ini sedang resah dengan ulah para debt collector.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait