Satgas MBG Blora Minta SPPG Sukorejo 2 Ditutup Permanen Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan
BLORA, iNewsBoyolali.id – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Blora meminta operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2 dihentikan secara permanen.
Permintaan tersebut disampaikan setelah ratusan siswa SMAN 1 Tunjungan diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora, Sri Setyorini, bahkan turun langsung mengecek kondisi para siswa yang mengalami keluhan kesehatan. Pemeriksaan dilakukan di aula SMAN 1 Tunjungan.
Satgas MBG menyatakan prihatin atas banyaknya siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan program MBG yang dibagikan di sekolah.
“Operasional SPPG Sukorejo 2 diminta untuk ditutup secara permanen,” Tegas Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora, Sri Setyorini, Rabu (9/9).
Permintaan penutupan tersebut bukan tanpa alasan. SPPG Sukorejo 2 disebut telah tiga kali menerima surat peringatan dari Satgas MBG Kabupaten Blora.
Kasus dugaan keracunan itu terjadi setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan pada Senin.
Sebanyak 136 siswa dan satu orang guru dilaporkan mengalami sejumlah keluhan kesehatan.
Para korban rata-rata mengeluhkan pusing, mual hingga diare berulang kali.
Dari ratusan orang yang mengalami keluhan, sebanyak enam siswa harus dilarikan ke klinik kesehatan lantaran kondisi mereka dinilai cukup lemah.
Kasus tersebut kini menjadi perhatian Satgas MBG Kabupaten Blora. Evaluasi terhadap penyelenggaraan dan distribusi program MBG juga diperlukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada siswa memenuhi standar keamanan dan kelayakan konsumsi.
Editor: Tata Rahmanta