Perhutani Ajak Warga Jaga Kebakaran dan Kelestarian Hutan, 200 Bibit Jati Dibagikan Gratis ke Warga
GROBOGAN,iNewsBoyolali.id – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus dilakukan Perum Perhutani KPH Gundih, Grobogan, Jawa Tengah. Melalui BKPH Panunggalan, Perhutani membagikan sebanyak 200 bibit pohon jati secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Bibit tersebut diberikan untuk ditanam di halaman rumah maupun lahan di sekitar pemukiman. Langkah ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus menambah tutupan hijau di kawasan permukiman.
Wakil Administratur KPH Gundih, Yulianto, mengatakan pembagian bibit pohon merupakan salah satu bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.
“Kita saat ini membagikan sebanyak dua ratus bibit kepada warga supaya bisa ditanam dan kelak bisa tumbuh sehingga kelestarian lingkungan bisa terjaga,” ujar Yulianto.
Menurutnya, keberadaan pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain menghasilkan oksigen dan memberikan keteduhan, pohon juga membantu menyerap air ke dalam tanah sehingga dapat menjadi salah satu upaya menjaga ketersediaan air, terutama saat musim kemarau.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Perhutani dan masyarakat, khususnya warga desa hutan. Yulianto menegaskan, menjaga kelestarian hutan dan lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Salah satu warga, Suprapto, yang kebetulan melintas dan menerima bibit jati, mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam.
“Senang sekali bisa mendapatkan bibit tanaman ini dan nanti bisa saya tanam di lingkungan dan tanah sekitar rumah saya. Ke depannya bisa menjadi besar dan adem,” kata Suprapto.
Selain mengajak masyarakat menanam pohon, Perhutani KPH Gundih juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Musim kemarau yang berkepanjangan membuat kondisi hutan lebih mudah terbakar.
Masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan, diminta tidak sembarangan menyalakan api serta tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat.
“Saya juga mengajak masyarakat, terutama warga desa hutan, untuk selalu menjaga agar tidak terjadi kebakaran dengan menjaga lingkungan dan tidak menyalakan api serta membuang puntung rokok sembarangan,” pungkas Yulianto.
Perhutani berharap kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus tumbuh. Tidak hanya melalui penanaman pohon, tetapi juga dengan menjaga kawasan hutan dari berbagai ancaman, termasuk kebakaran.
Dengan kolaborasi antara Perhutani dan masyarakat, kelestarian hutan diharapkan tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Editor : Tata Rahmanta