Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hutan Merbabu di Boyolali Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Sisir Titik Api
Advertisement . Scroll to see content

Gegara Puntung Rokok, Lahan 2.000 Meter di Bantul Dilalap Si Jago Merah

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:14 WIB
  • author Kuntadi
Gegara Puntung Rokok, Lahan 2.000 Meter di Bantul Dilalap Si Jago Merah
Petugas Pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang membakar lahan kosong di Piyungan, Bantul, Rabu (22/7/2026). (Foto: istimewa)

BANTUL, iNewsboyolali.id - Kebakaran hebat nyaris melalap kawasan industri dan permukiman warga di Mutihan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Bantul, Rabu (22/7/2026) siang. Lahan kosong seluas 2.000 meter persegi hangus dilalap si jago merah yang diduga dari puntung rokok. 

Kebakaran ini pertama kali diketahui warga yang melihat asap tebal mendadak membumbung tinggi dari area di samping sebuah gudang. Saksi kemudian mengecek sumber asap dan langsung mengecek ke lokasi. 


“saat itu diketahui api sudah membesar dan membakar rumput-rumput kering di lahan kosong," ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto.

Kejadian ini kemudian disampaikan kepada warga yang lain. Warga bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Srimartani bergotong-royong melakukan pemadaman secara swadaya menggunakan alat seadanya. Namun kebakaran telah meluas dan sulit dipadamkam. 

Satu unit armada Pemadam Kebakaran dari Pos 6 Piyungan diturunkan untuk memadamkam api. Setelah berjibaku selama setengah jam, api akhirnya bisa dipadamkan.  

Rita mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), api diduga berasal dari kelalaian manusia. Percikan api diduga dari puntung rokok yang dibuang sembarangan ke rumput kering.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Percikan api sekecil apa pun dalam kondisi kering bisa berakibat fatal," tegas Rita.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut