get app
inews
Aa Text
Read Next : Gudang Rosok di Boyolali Terbakar, Api Nyaris Ludeskan Bangunan Joglo Ponpes

Hari Pramuka ke-65, 19 Pembina Boyolali Dapat Penghargaan Kwarda hingga Kwarnas

Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:16 WIB
header img
Wakil bupati Boyolali, Dwi Fajar menyematkan tanda penghargaan kepada perwakilan pembina Pramuka di Alun alun kidul, Boyolali, Rabu (26/8/2026). Foto: Istimewa

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Boyolali berlangsung meriah di Alun-alun Kidul, Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Rabu (26/8/2026).

Upacara yang diikuti sekitar 1.300 anggota Pramuka penggalang dan penegak dari sejumlah kwartir ranting tersebut dipimpin Ketua Kwarcab Boyolali Dwi Fajar Nirwana sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Dwi Fajar mengatakan peringatan Hari Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam membentuk karakter generasi muda sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

"Adik-adik Pramuka Boyolali harus tumbuh sebagai generasi yang mengenal, mencintai, dan mampu mengembangkan potensi daerahnya," ujar Dwi Fajar.

Dalam puncak peringatan tersebut, sebanyak 19 pembina Pramuka Boyolali menerima Tanda Penghargaan Orang Dewasa (TPOD).

Sebanyak 18 pembina memperoleh penghargaan Pancawarsa I hingga Pancawarsa VIII dari Kwartir Daerah Jawa Tengah. Sementara satu pembina yang bertugas sebagai Andalan Cabang Urusan Penanggulangan Bencana dan Lingkungan Hidup menerima Lencana Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kabupaten Boyolali, Rima Kusuma, sebelumnya membacakan petikan surat keputusan pemberian penghargaan bagi para pembina tersebut.

Rima berharap penghargaan itu dapat menjadi motivasi bagi para pembina untuk terus meningkatkan pembinaan anggota Pramuka di Boyolali.

"Semoga tanda penghargaan tersebut bisa menambah motivasi bagi para pembina untuk membina anggota Pramuka serta terus berkolaborasi dengan Disporapar Boyolali," kata Rima.

Menurutnya, pembinaan Pramuka perlu terus diperkuat agar semakin banyak pembina maupun anggota Pramuka Boyolali yang mampu meraih prestasi.

Salah satu penerima penghargaan, Suprapti Hariyani, memperoleh Pancawarsa VIII. Penghargaan tersebut menjadi penanda 40 tahun pengabdiannya di dunia kepramukaan.

"Alhamdulillah hari ini saya mendapatkan penghargaan Pancawarsa VIII. Artinya, saya sudah mengabdi di kepramukaan selama 40 tahun," ujar Suprapti.

Pensiunan guru SMPN 1 Boyolali itu mengaku sejak menjadi guru langsung terlibat dalam kegiatan Pramuka. Ia kemudian mengikuti berbagai kursus hingga menjadi pelatih dan terlibat dalam pembinaan di sejumlah gugus depan.

Suprapti juga pernah melatih di Gugus Depan Adi Soemarmo, Akademi Kepolisian, serta menjadi bagian dari tim pelatih daerah Kwarda Jawa Tengah. Saat ini, ia menjadi Andalan Cabang di bidang Binawasa.

"Harapan saya, ke depan pembina dan anggota Pramuka lainnya terus berprestasi. Pramuka merupakan salah satu tempat yang tepat untuk membentuk karakter generasi muda," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Humas Kwarcab Boyolali Eksani mengatakan peserta upacara berasal dari Kwarran Boyolali Kota, Mojosongo, dan Teras. Kegiatan juga dihadiri unsur Mabicab, Kwarcab, Kwarran, Mabiran, pamong dan pimpinan Saka serta Andalan Kwarcab Boyolali.

"Sebanyak 19 pembina mendapatkan tanda penghargaan orang dewasa. Rinciannya, 18 orang menerima Pancawarsa I sampai VIII dan satu orang menerima Lencana Melati," jelas Eksani.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan tari kolosal dari SMKN 1 Mojosongo yang mengangkat tema pertanian. Pertunjukan tersebut selaras dengan tema Hari Pramuka ke-65, yakni memantapkan langkah organisasi untuk mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Suasana semakin semarak saat ribuan anggota Pramuka mengikuti flashmob. Ketua Kwarcab Boyolali Dwi Fajar Nirwana bersama sejumlah anggota Mabicab dan tamu undangan turut bergabung dalam tarian tersebut.

Eksani berharap peringatan Hari Pramuka ke-65 dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat pendidikan karakter dan prestasi generasi muda di Kabupaten Boyolali.

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut