get app
inews
Aa Text
Read Next : DPRD DIY Usulkan Gelar Pahlawan Nasional bagi Anggota TNI yang Gugur di Lebanon

Napak Tilas Perjuangan Bung Karno di Pengasingan, DPRD DIY: Batasan Fisik Tak Halangi Nasionalisme

Minggu, 14 Juni 2026 | 14:06 WIB
header img
Rumah Pengasingan Bung Karno yang ada di Bengkulu. (Foto: Kuntadi).

Menariknya, Bung Karno tidak memilih meratapi nasib. Beliau justru mendirikan grup musik sandiwara (teater) yang melibatkan masyarakat lokal. Lewat panggung seni inilah takdir mempertemukannya dengan Fatmawati.

Hingga kini, rumah yang mulai direnovasi berkala sejak tahun 1985 tersebut masih mempertahankan struktur, bentuk, dan warna aslinya. Di dalamnya, pengunjung bisa melihat langsung sepeda tua, kursi, meja, dan ranjang tidur hingga buku-buku bacaan berat yang menemani ruang kerjanya.

Sebuah sumur peninggalan Bung Karno yang airnya tetap tawar dan segar, padahal sumur-sumur tetangga di sekitarnya berasa payau karena lokasinya yang dekat dengan pantai. Selain itu ada masjid Jami, rumah ibadah yang arsitekturnya didesain sendiri oleh Bung Karno dan masih kokoh digunakan hingga hari ini.

Sejarawan Bengkulu, Agus Setianto, membuka lembar sejarah bahwa sebelum mendarat di Bengkulu pada 9 Mei 1938, Bung Karno diasingkan di Ende, Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi sakit keras. Protes keras dari rekan-rekan seperjuangannya memaksa Belanda memindahkannya ke Bengkulu.

Di Bengkulu, Bung Karno menjelma menjadi sutradara kehidupan. Beliau menulis skenario, melatih peran, hingga mendesain panggung (tonil). Uniknya, karena restriksi sosial zaman itu yang menganggap tabu perempuan tampil di panggung, semua pemain teater Bung Karno adalah laki-laki.

“Pengaruh Bung Karno luar biasa. Beliau bisa mengajak siapa saja, termasuk tokoh-tokoh muda untuk dilatih cinta tanah air, baik melalui seni maupun olahraga,” ungkap Agus.

Energi perjuangan Bung Karno kian membuncah setelah ia mempersunting Fatmawati, sosok perempuan hebat yang di kemudian hari menorehkan sejarah dengan menjahit Bendera Pusaka Merah Putih.

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut