Industri Kreatif Boyolali Digenjot Tembus Pasar Global, Standarisasi Jadi Kunci
Endang Srikarti Handayani mengatakan, seminar ini menjadi langkah awal untuk mendorong pelaku industri kreatif Boyolali agar tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.
“Boyolali punya potensi besar, mulai dari susu, jamu, batik, hingga produk kreatif lainnya. Tinggal bagaimana kita dorong kualitas dan standar produknya agar bisa diterima di pasar global,” ujarnya.
Menurutnya, standarisasi produk menjadi salah satu kunci utama. Karena itu, pelaku industri didorong untuk memenuhi sertifikasi seperti ISO guna memperkuat daya saing, khususnya dalam ekspor.
Sementara itu, narasumber Istanto Admojo menilai tantangan utama industri kreatif Boyolali bukan pada potensi, melainkan pada pengemasan dan strategi pemasaran. Ia menyebut masih banyak pelaku usaha yang berjalan sendiri-sendiri dan belum terintegrasi.
“Daerah lain seperti Yogyakarta atau Bali sudah mampu menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar internasional. Boyolali sebenarnya punya potensi yang sama, tinggal bagaimana dikemas dan dipasarkan,” jelasnya.
Editor : Tata Rahmanta