Duka Mendalam, Staf IGD RSCM Korban Kecelakaan KRL Dimakamkan di Boyolali
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman Faridah Utami (50), korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Almarhumah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kopen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026) siang.
Suasana haru tampak menyelimuti prosesi pemberangkatan jenazah menuju pemakaman. Tangis anak-anak dan keluarga pecah saat jenazah diberangkatkan dari rumah duka. Faridah Utami diketahui merupakan staf Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Korban menjadi salah satu penumpang yang meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam.
Kakak korban, Farid Rojab, mengungkapkan kepergian sang adik terasa sangat mendadak. Sebelum kejadian, almarhumah sempat pulang ke Boyolali tanpa memberi kabar, dengan tujuan bersilaturahmi kepada keluarga.
“Seperti berpamitan, tiba-tiba pulang tanpa kabar,” ujar Farid.
Farid mengaku pertama kali mengetahui kabar kecelakaan dari informasi di televisi. Saat kejadian, ia juga sempat menaiki KRL, namun dengan jadwal lebih awal dari kereta yang mengalami kecelakaan.
“Saya tahunya dari televisi, waktu itu saya juga naik KRL tapi yang lebih dulu. Pas sampai rumah saya coba hubungi adik saya, tapi sudah tidak bisa,” katanya.
Setibanya di rumah, ia mencoba menghubungi adiknya, namun tidak tersambung. Ia kemudian mencari informasi dan mendapati nama adiknya termasuk dalam daftar korban meninggal dunia dari pemberitaan televisi.
“Setelah dicek dari berita, ada nama adik saya. Lalu kami minta anaknya memastikan ke RS Polri,” ujarnya.
Untuk memastikan, pihak keluarga meminta anak almarhumah mengecek ke RS Polri Kramatjati. Kepastian baru diperoleh sekitar pukul 02.30 WIB, bahwa Farida Utami menjadi salah satu korban meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSCM Jakarta sebelum dipulangkan ke kampung halaman.
“Kami dapat kepastian sekitar pukul setengah tiga pagi, ternyata benar adik saya jadi korban,” ucap Farid.
Almarhumah dimakamkan di tanah kelahirannya di Boyolali. Ia meninggalkan seorang suami, tiga anak, serta dua cucu kembar.
Editor : Tata Rahmanta