Penjual Janur di Blora Diserbu Emak-emak Jelang Lebaran Ketupat, Omzet Naik 40 Persen
BLORA, iNewsBoyolali.id - Menjelang perayaan Lebaran Ketupat, penjual janur di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kebanjiran pembeli. Bahkan, omzet penjualan meningkat hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pantauan di pasar tradisional Kecamatan Jepon, Blora, suasana terlihat lebih ramai dari biasanya. Warga, terutama emak-emak, berbondong-bondong membeli janur untuk bahan utama pembuatan ketupat yang biasa dirayakan sepekan setelah Idul Fitri.
Salah satu penjual janur, Gimin, mengaku penjualannya meningkat signifikan. Dalam sehari, ia mampu menjual hingga ribuan ikat janur.
"Satu ikat isi sekitar 50 helai, saya jual Rp15 ribu. Tahun lalu paling banyak 800 ikat per hari, sekarang bisa sampai 1.000 ikat," ujarnya.
Menurutnya, permintaan janur masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, seiring warga yang mulai menyiapkan kebutuhan Lebaran Ketupat.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, janur yang dijual didatangkan dari Purbalingga. Pasalnya, di wilayah Blora sendiri sudah cukup sulit menemukan pohon kelapa.
Gimin menambahkan, aktivitas jual beli sudah ramai sejak pagi hari. Bahkan sejak pukul 07.00 WIB, pembeli sudah mulai memadati lapaknya hingga sekitar pukul 09.00 WIB.
Menariknya, pembeli janur tidak hanya dari kalangan warga, tetapi juga pedagang pasar yang kemudian menjual kembali dengan harga lebih tinggi, sekitar Rp20 ribu per ikat.
Lonjakan permintaan ini menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang janur menjelang Lebaran Ketupat di Blora.
Editor : Tata Rahmanta