Mendes Tegaskan Kopdes Merah Putih dan BUMDes Tak Berebut Dana Desa
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan tidak akan terjadi gesekan maupun tumpang tindih antara Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), meski ke depan penyerapan Dana Desa akan lebih banyak difokuskan pada penguatan Kopdes Merah Putih.
Yandri memastikan, keberadaan Kopdes Merah Putih justru dirancang untuk saling melengkapi dengan BUMDes dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Tidak ada saling berebut atau saling melemahkan. Kopdes Merah Putih dan BUMDes akan saling menguatkan dalam membangun ekonomi desa,” kata Yandri.
Penegasan tersebut disampaikan Yandri Susanto usai menghadiri Turnamen Esport Desa dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional di Gedung Balai Sidang Mahesa, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026) sore.
Menurut Yandri, Kementerian Desa telah menerbitkan Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2025 tentang fokus penggunaan Dana Desa. Salah satu fokus utama regulasi tersebut adalah pembangunan gerai, pergudangan, serta penyediaan peralatan logistik untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.
“Peraturan ini kami keluarkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi desa, khususnya melalui Kopdes Merah Putih, tanpa mengganggu peran BUMDes yang sudah berjalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan rantai koordinasi yang jelas antara Kopdes Merah Putih dan BUMDes. Selama ini, kegiatan usaha BUMDes berada di luar skema bisnis Kopdes Merah Putih, sehingga potensi tumpang tindih dapat dihindari.
“Dengan pembagian peran yang tegas dan koordinasi yang sudah kami siapkan, tidak akan terjadi tumpang tindih. Justru keduanya akan saling melengkapi dan memperkuat ekonomi desa,” tambah Yandri.
Yandri berharap sinergi antara Kopdes Merah Putih dan BUMDes dapat membuat pemanfaatan Dana Desa lebih efektif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Editor : Tata Rahmanta