Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragedi di Embung Cengklik Musuk, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam Saat Memancing
Advertisement . Scroll to see content

Ini yang Dilakukan Dalang Ki Gondo Wartoyo saat Pentas di Karanganyar

Sabtu, 24 Agustus 2024 | 12:32 WIB
  • author Tim iNews.id
Ini yang Dilakukan Dalang Ki Gondo Wartoyo saat Pentas di Karanganyar
Dalang Ki Gondo wartoyo menunggang kuda menuju panggung pementasan wayang kulit di Desa Manggis, Lalung, Kabupaten Karanganyar, Jumat (23/82024). Foto: Ist/

KARANGANYAR, iNewsBoyolali.id –  Aksi tampil beda selalu ditunjukkan Ki Gondo wartoyo , dalang asal Tegalgiri, Nogosari, Kabupaten Boyolali saat akan pentas. Seperti halnya waktu pentas di Desa Manggis, Lalung, Kabupaten Karanganyar pada Jumat (23/82024) malam, dalang muda ini berkeliling kampung dengan menunggang kuda saat menuju panggung.

Dengan segala kiprahnya yang kreatif, inovatif serta intensitas eksplorasi yang tinggi telah mengantarkan dirinya menjadi salah satu dalang kondang dan terbaik di tanah air. Pikiran dan darah segarnya mampu menjawab tantangan dan tuntutan jagat pewayangan.

Ki Gondo Wartoyo menyampaikan, bahwa aksinya tersebut tidak lain hanya sebagai usaha menarik perhatian dan mendekatkan diri kepada masyarakat agar selalu cinta dengan budayanya sendiri terutama wayang kulit.

“Oke ya ini udah jadi langanan kita, kalau kita pentas naik kuda ini untuk menarik para penonton biar semakin antusias semakin suka dan banyak penggemarnya terhadap dalam Wartoyo,” katanya.

Ia menjelaskan,selain menaiki kuda,dalang yang sudah banyak dikenal dikalangan pemerhati budaya di tanah air ini juga selalu membawa tokoh wayang yang berukuran super gede.

“Kita banyak ya wayang yang berurunan besar atau gede dan itu juga permintaan dari pecinta wayang yang selalu meminta membawa dan memaikan wayang yang besar,” ucapnya.

Gaya sabetan dan juga ukuran tokoh wayang yang sangat besar membuat pertunjukan berbeda dengan dalang dalang lainnya. Bahkan ia juga mempunyai berkolaborasi dengan memainkan musik modern dengan gamelan, pernah berkolaborasi dengan pemusik biola asal Jepang.

Pertunjukan wayang yang komunikatif ,spektakuler, aktual, dan menghibur, hal hal tersebut membuat daya tarik tersendiri bagi pecinta wayang kulit.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut