Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peduli Warga Kekeringan, Relawan Squad Indonesia Salurkan Air Bersih ke Lereng Merapi Boyolali
Advertisement . Scroll to see content

Viral Pesilat PSHT Kembali Beraksi, Menganiaya Korban setelah Membacakan Surat Permintaan Maaf

Kamis, 08 Agustus 2024 | 16:14 WIB
  • author Royandi Hutasoit
Viral Pesilat PSHT Kembali Beraksi, Menganiaya Korban setelah Membacakan Surat Permintaan Maaf
Viral oknum pesilat PSHT berulah lagi, hajar korban saat membacakan permintaan maaf. Foto: iNews.id/Wahyu Triyoga

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id - Video amatir yang merekam aksi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang remaja laki-laki oleh sejumlah oknum pesilat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah menjadi viral.

Pengeroyokan terjadi setelah korban dipaksa membaca surat pernyataan dan permohonan maaf secara terbuka di akun Facebook. Ironisnya, setelah selesai membaca, korban malah dianiaya secara bersama-sama oleh para pelaku.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Jumat (2/8/2024) dini hari. Masalahnya dianggap sepele; para pelaku tidak terima karena korban mengaku sebagai anggota perguruan PSHT.

Setelah kejadian, korban melaporkan para pelaku kepada pihak kepolisian. Polisi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari korban serta para saksi.

Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan lima tersangka. Tiga di antaranya berhasil ditangkap, sementara dua lainnya masih buron atau dalam pengejaran.

Ketiga tersangka yang berhasil diamankan berinisial HK alias Badrun (24), IAR alias Caplin (20), dan BB alias Gandul (23). Sedangkan dua tersangka yang masih buron adalah DN alias Tompel dan PC alias Penceng.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 170 tentang tindak kekerasan yang mengakibatkan korban luka-luka, dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun.


 

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut