Sempat Terkendala Lahan, KDKMP Sambon Boyolali Akhirnya Dibangun, Target Operasi Januari 2027

Tata Rahmanta
Bupati Boyolali bersama Dandim 0724/Boyolali dan jajaran Forkopimda melakukan peletakan batu pertama pembangunan KDKMP Desa Sambon, Rabu (21/10/2026). Foto: Istimewa

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, akhirnya dimulai setelah sempat tertunda akibat kesulitan mendapatkan lahan. Pemerintah desa menargetkan pembangunan koperasi tersebut rampung dalam tiga bulan sehingga dapat mulai beroperasi pada Januari 2027.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Boyolali Agus Irawan, Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boyolali.

Kepala Desa Sambon, Prayitno, menjelaskan bahwa pembangunan KDKMP di wilayahnya sempat terkendala ketersediaan lahan yang memenuhi persyaratan. Persoalan tersebut akhirnya teratasi setelah SD Negeri 1 Sambon tidak lagi menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026.

Siswa yang sebelumnya menempuh pendidikan di sekolah tersebut kemudian digabungkan dengan SD Negeri 2 Sambon. Dengan demikian, lahan SD Negeri 1 Sambon dapat dimanfaatkan untuk pembangunan KDKMP sekaligus sebagai lokasi kantor Desa Sambon yang baru.

Pemindahan kantor desa juga dinilai mendesak karena bangunan kantor lama sudah berusia tua dan mengalami banyak kerusakan hingga harus dirobohkan.

Prayitno berharap pembangunan KDKMP dapat berjalan lancar dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

“Semoga KDKMP di Desa Sambon bisa berjalan dengan baik dan lancar, yang tentunya dapat meningkatkan perekonomian di Desa Sambon. Harapannya, warga Desa Sambon bisa hidup sejahtera,” ucap Prayitno.

Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan menegaskan bahwa keberadaan KDKMP diharapkan menjadi penggerak perekonomian masyarakat sekaligus mendekatkan pelayanan kepada warga.

Menurutnya, koperasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga diharapkan mampu menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat serta menjadi sarana penyaluran bantuan dan subsidi pemerintah.

Agus mengungkapkan, dari total 267 desa dan kelurahan di Kabupaten Boyolali, sebanyak 251 KDKMP telah memiliki bangunan. Namun, jumlah koperasi yang sudah beroperasi baru mencapai 95 unit.

“Ini memang agak akhir karena kemarin dari Desa Sambon belum bisa menyediakan lahannya. Alhamdulillah, sekarang sudah ada lahannya. Harapannya, pembangunan selesai dalam tiga bulan dan Januari tahun depan sudah bisa beroperasi,” kata Agus.

Dimulainya pembangunan KDKMP Sambon juga disambut positif warga. Salah satunya, Wagiono, yang berharap pengerjaan dapat dipercepat agar masyarakat segera merasakan manfaat keberadaan koperasi tersebut.

Ia juga berharap KDKMP menjadi sarana yang memudahkan warga dalam mengakses bantuan dan subsidi pemerintah sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

“Harapan saya, apa yang disampaikan pemerintah terkait bantuan yang semuanya melalui Koperasi Merah Putih bisa terwujud,” ujar Wagiono.

Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Sambon kini menantikan penyelesaian KDKMP sesuai target. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network