Kolaborasi UIN Sunan Kalijaga dan BPIP, Perkuat Pendidikan Pancasila Berbasis Integrasi Ilmu

Kuntadi
Ketua BPIP Prof Yudian Wahyudi memukul gong, membuka Simposium Nasional pendidikan Pancasila di UInN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (27/7/2026). (foto: Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar Simposium Nasional Pendidikan Pancasila di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga, Senin (27/7/2026). Forum ini untuk mendorong penguatan Pendidikan Pancasila agar tidak sekadar menjadi bahan hafalan, melainkan landasan etis yang menyatu dalam keilmuan, spiritualitas, dan tindakan nyata.

Simposium dibuka Kepala BPIP, Prof Yudian Wahyudi, didampingi Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Noorhaidi Hasan, dan Ketua Panitia sekaligus Direktur CIINTRA, Prof Eva Latipah.

Menurut Eva Latipah, tantangan utama Pendidikan Pancasila saat ini adalah proses internalisasi nilai dalam kehidupan sehari-hari. 

“Pembelajaran Pancasila harus bergeser dari pendekatan normatif menuju penerapan yang mampu menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan persoalan nyata di berbagai bidang ilmu.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Noorhaidi Hasan menegaskan pentingnya menghadirkan Pancasila di luar pendekatan legalistik atau indoktrinatif. 

“Di tengah arus globalisasi, Pancasila harus hadir melalui perspektif integratif dan interkonektif agar hidup dalam seluruh proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Editor : Tata Rahmanta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network