Suhu Merbabu Turun Minus 1 Derajat, Embun Beku Muncul dan Pendaki Diingatkan Waspada Hipotermia

Tata Rahmanta
Embun beku (frost) menempel di permukaan daun di kawasan Gunung Merbabu setelah suhu udara turun hingga minus 1 derajat Celsius, Jumat (10/7/2026). Foto: Dok. BTNGMb

Menurut Anggit, penurunan suhu tersebut merupakan dampak fenomena bediding, yaitu kondisi udara yang terasa jauh lebih dingin saat puncak musim kemarau. Fenomena ini merupakan siklus alam yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026 dan telah menyebabkan embun beku mulai terlihat di kawasan pendakian Gunung Merbabu.

"Kondisi dingin yang ekstrem pada malam hingga dini hari ini berpotensi tinggi memicu hipotermia bagi para pendaki yang tidak melakukan persiapan dengan matang," ujarnya.

BTNGMb mengimbau seluruh pendaki membawa perlengkapan yang memadai, seperti pakaian hangat berlapis, pakaian cadangan yang kering, serta memastikan kondisi tubuh tetap fit sebelum melakukan pendakian.

Pendaki juga diminta mengenali gejala awal hipotermia, antara lain menggigil terus-menerus, bibir dan ujung jari membiru, sulit berkonsentrasi, bicara pelo, tubuh lemas, hingga mengantuk berat.

"Apabila gejala tersebut mulai muncul, jangan memaksakan melanjutkan perjalanan. Segera cari tempat yang terlindung dari angin, ganti pakaian basah, hangatkan tubuh secara bertahap, dan laporkan kepada petugas jika kondisi tidak membaik," katanya.

Editor : Tata Rahmanta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network