“ Untuk warga yang sudah terlanjur menggunakan minyak gorng untuk emnggoreng, saya minta untuk tetap membawa bungkusnya meski kosong ke kantor balai desa untuk saya data jumlahnya,” pungkas Adi Winarno.
Pemerintah Desa Kemadohbatur berjanji akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengembalikan seluruh minyak goreng yang diduga terkontaminasi agar dapat diganti dengan produk yang aman dan layak dikonsumsi masyarakat.
Pemerintah desa masih menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang terkait penanganan dan penggantian minyak goreng bagi para penerima bantuan.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
