Darurat Fatherless, Menteri Wihaji Bidik Jogja Jadi Titik Nol Gerakan Nasional

kuntadi
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) Wihaji menjadi nara sumber dalam Ngopi (Ngobrol Pergati Gerakan Ayah teladan Indonesia) di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji menyoroti fenomena mengkhawatirkan mengenai hilangnya peran ayah (fatherless) dalam pengasuhan anak di Indonesia yang sudah mencapai 25 persen. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dibidik menjadi titik nol gerakan kampanye kesehatan mental dan penguatan peran orang tua secara nasional.
 
“Ada sekitar 25 persen anak-anak kita yang mengalami fatherless," ujar Wihaji saat Ngobrol Perkara GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) Lintas Generasi di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (26/6/2026) petang. 

Kegiatan ini mengundang lansia, orang tua hingga tokoh masyarakat dan genre sebagai bagian rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas).

Wihaji mengatakan, DIY dipilih karena memiliki capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi serta Angka Harapan Hidup (AHH) yang menduduki di atas 75 tahun. Namun, sebagai daerah urban yang menyerupai "Indonesia Mini", tantangan sosial dan psikologis yang dihadapi masyarakatnya sangat dinamis.
 
Sebagai langkah konkret, pemerintah mendorong program seperti Gerakan Mengajak Ayah Sendiri (Gemari), termasuk melibatkan ayah dalam aktivitas sederhana seperti mendampingi anak mengambil rapor sekolah.

“Perli ada komunikasi dari hati ke hati dan bijak dalam menyikapi teknologi digital agar anak tidak abai terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

Editor : Tata Rahmanta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network