UIN Sunan Kalijaga Komitmen Wujudkan Kampus Terkemuka Bereputasi Global

Kuntadi
Prosesi wisuda mahasiswa UIN SUnan Kalijaga Yogyakarta di Gedung Multipurpose, Kamis (13/2/2026). (foto: istimewa)

SLEMAN, iNewsboyolali.id -  Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhaidi Hasan menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi kampus terkemuka dan bereputasi global. Kurikulum yang dijalankan akan adaptif mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan zaman. 

“Upaya pembaruan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan zaman, sehingga mampu menjawab problem sains serta fenomena keilmuan kontemporer,” kata Rektor saat mewisuda 410 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026, di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, capaian akademik tidak boleh berhenti sebagai kebanggaan personal atau tersimpan di “menara gading”. Ilmu dan kerja keras yang ditempa selama studi, harus diturunkan ke masyarakat dalam bentuk kontribusi nyata. 

“Meski dunia penuh tantangan, dengan inisiatif dan kerja keras kita akan tetap mampu bertahan, tumbuh, dan menunjukkan eksistensi. Setiap lulusan harus hadir sebagai bagian dari solusi bagi masa depan bangsa,” ujarnya. 

Rektor juga menegaskan bahwa jejak para alumni kampus ini telah tersebar di berbagai lini kehidupan, mulai dari birokrasi, pendidikan, riset, hingga sektor sosial-keagamaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Capaian ini bukan semata hasil kecerdasan akademik, melainkan buah dari semangat perjuangan dan kerja keras yang terus dirawat sejak menjadi mahasiswa.

Mahasiswa yang diwisuda, dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebanyak 83 orang, terdiri atas 73 lulusan S1 dan 10 lulusan S2. Fakultas Syariah dan Hukum meluluskan 132 orang, 77 lulusan S1, 50 lulusan S2, dan 5 lulusan S3. Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora meluluskan 90 orang. Sementara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mengukuhkan 105 lulusan, terdiri atas 81 lulusan S1 dan 24 lulusan S2.

Wakil wisudawan, Shinta Ath Thariq Apriari menyampaikan bahwa wisuda bukan semata soal kelulusan, tetapi tentang proses. “Wisuda ini adalah tentang kesabaran, ketekunan, dan keberanian untuk terus melangkah. Dari keraguanlah ilmu pengetahuan tumbuh, bukan dari merasa paling tahu, tetapi dari kemauan untuk mendengarkan dan mencari,” katanya. 

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network