BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Aktivitas rutin mencari pakan ternak nyaris berujung maut bagi Tri Joko, warga Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pria tersebut terjatuh ke dalam sumur tua yang tersembunyi di lahan kosong Dukuh Dewan, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Minggu (1/2/2026) pagi.
Insiden terjadi sekitar pukul 07.30 WIB saat korban tengah memotong rumput. Tanpa disadari, di lokasi tersebut terdapat sumur lama yang bagian atasnya ditutup asbes dan tertutup rapat oleh rumput liar. Saat menginjak penutup sumur, asbes tidak mampu menahan beban tubuh korban hingga akhirnya ambruk dan membuat korban terperosok ke dalam lubang.
Teriakan minta tolong korban terdengar oleh warga sekitar yang kebetulan berada di sebuah bengkel motor tak jauh dari lokasi kejadian. Warga pun bergegas mendatangi sumber suara dan mendapati korban sudah berada di dalam sumur.
“Saya dengar ada teriakan dari arah lahan kosong. Setelah dicek ternyata ada orang jatuh ke sumur, lagi ngarit rumput,” kata Alip Isnu, salah satu saksi mata.
Warga sekitar sempat memberikan pertolongan awal dengan menurunkan tali seadanya untuk menahan posisi korban agar tidak semakin turun ke dasar sumur. Sementara itu, laporan segera diteruskan ke petugas penyelamat.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Boyolali yang menerima laporan langsung menuju lokasi. Mengingat diameter lubang yang sempit, evakuasi dilakukan menggunakan metode vertical rescue dengan peralatan tripod. Seorang petugas diturunkan ke dalam sumur untuk mengamankan korban.
Anggota TRC BPBD Boyolali, Gembong Suroto, menyebut proses evakuasi berjalan lancar meski cukup menegangkan. Korban berhasil diangkat ke permukaan dalam waktu sekitar 10 menit.
“Korban jatuh ke sumur sedalam kurang lebih 3,5 sampai 5 meter. Diduga tidak mengetahui ada sumur karena tertutup asbes dan rumput,” jelasnya.
Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi sadar. Namun, Tri Joko diduga mengalami cedera pada tangan kanan akibat benturan saat terjatuh. Usai evakuasi, korban langsung dilarikan ke RS Indriati Boyolali untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
