Perampokan Sadis di Karanggede, Bocah 5 Tahun Tewas Bersimbah Darah dan Ibu Kritis

Tata Rahmanta
Jenazah korban perampokan sadis di Dukuh Pengkol, Karanggede, Boyolali, dibawa ke rumah sakit untuk kepentingan autopsi, Kamis (29/1/2026).(Foto: Ist/)

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Aksi perampokan sadis mengguncang warga Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026) sore. Dalam peristiwa tragis ini, seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya, sementara sang ibu mengalami luka parah dan kini dalam kondisi kritis.

Korban bocah ditemukan dalam kondisi bersimbah darah. Selain merenggut nyawa anak tersebut, pelaku juga melukai ibu korban hingga tak berdaya dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 15.30 WIB. Warga yang merasa curiga dengan kondisi rumah korban kemudian mendatangi lokasi. Saat pintu rumah dibuka, warga mendapati bocah malang tersebut sudah tidak bernyawa di dalam rumah.

Kepala Dusun Pengkol, Sarjono, mengatakan dirinya menerima laporan kejadian sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung menuju lokasi.

“Saat saya datang, warga sudah banyak. Aparat dari Polsek dan Polres juga sudah berada di lokasi,” ujar Sarjono di tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut Sarjono, ibu korban yang mengalami luka serius akibat peristiwa tersebut telah dievakuasi ke rumah sakit.

“Ibunya sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Sarjono menambahkan, bocah yang meninggal dunia merupakan anak kedua dari keluarga tersebut.

“Yang meninggal anaknya nomor dua,” imbuhnya.

Sementara itu, kakak korban Ngatirin yang datang ke lokasi mengaku syok saat mengetahui kondisi adik dan keponakannya.

“Intinya saya ditelepon istri saya, disuruh ke rumah korban. Katanya gawat. Ibunya tergeletak, anaknya ada di kamar mandi, kepalanya dimasukkan ke dalam ember,” tutur Ngatirin dengan suara bergetar.

Kapolsek Karanggede, AKP Suramto Widodo, memastikan peristiwa ini merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa.

“Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Dalam kejadian ini terdapat dua korban, satu anak meninggal dunia di TKP, sedangkan ibu kandungnya mengalami luka berat,” jelasnya.

Hingga Kamis sore, aparat kepolisian masih melakukan olah TKP untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Ratusan warga memadati rumah korban. Tangis dan duka menyelimuti lokasi kejadian atas tragedi yang merenggut nyawa bocah tak berdosa tersebut.

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network