Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Patahkan Stereotip Kampus Agama, UIN Sunan Kalijaga Raih Peringkat II Nasional THE WUR 2027
Advertisement . Scroll to see content

Buka OASE III PTKIN 2026, Menag Tekankan Integrasi Agama dan Sains

Kamis, 05 November 2026 | 14:07 WIB
  • author Kuntadi
Buka OASE III PTKIN 2026, Menag Tekankan Integrasi Agama dan Sains
Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar membuka ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id - Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar membuka ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (3/11/2026). Menag menekankan integrasi agama dan sains. 

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 3–7 November 2026 dengan tema “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi”. OASE III PTKIN ini diikuti 497 finalis terpilih dari 54 PTKIN se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan pentingnya menjadikan nilai agama, etika, dan moral sebagai landasan utama pengembangan sains dan teknologi. Ia mengingatkan mahasiswa PTKIN agar tumbuh menjadi ilmuwan yang memiliki kecanggihan intelektual sekaligus integritas tinggi.

“Bangsa yang berkembang harus memajukan sains dan teknologi. Oleh sebab itu, harus ada agama yang senantiasa membimbing ilmu pengetahuan," kata Nasarudin. 

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhaidi Hasan, menyambut baik kepercayaan Kementerian Agama menunjuk kampusnya sebagai tuan rumah. Menurutnya, OASE bukan sekadar ajang perebutan juara, melainkan ruang perjumpaan gagasan, pertukaran pengalaman, dan penguatan jejaring akademik antarmahasiswa.

“Penguatan sains, teknologi, dan riset merupakan tiga pilar utama kemajuan bangsa. Perguruan tinggi dituntut melahirkan karya dan inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat,” ujar Noorhaidi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof Amin Suyitno, menjelaskan bahwa OASE sengaja dipisahkan dari ajang seni dan olahraga agar fokus pada sains serta penelitian. Melalui ajang ini, PTKIN diharapkan melahirkan cendekiawan modern layaknya Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd.

Amin Suyitno juga menyampaikan apresiasinya atas capaian UIN Sunan Kalijaga yang berhasil meraih peringkat kedua perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi lembaga pemeringkatan riset dunia.

Rangkaian OASE III PTKIN 2026 turut dimeriahkan dengan pameran Asta Karya Anak Bangsa yang menampilkan hasil inovasi mahasiswa, bakti sosial Fakultas Kedokteran, pertunjukan seni drama musikal, serta penyerahan plakat penghargaan riset perguruan tinggi.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut