Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan Guyur Bantuan Sarana Perikanan
KULONPROGO, iNewsboyolali.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan berupa sarana dan prasarana perikanan untuk mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kulonprogo. Bantuan ini diberikan kepada beberapa kelompok pengolah dan pemasaran (Pohlasar) yang ada di Kapanewon Galur, Kamis (22/10/2026).
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Yudi Nurul Ihsan, mengatakan, bantuan yang diberikan berupa prasarana dan sarana penanganan, pengolahan, pemasaran, hingga distribusi hasil perikanan. Bantuan ini merupakan realisasi program Asra Cita Pemerintah dan wujud nyata implementasi Peraturan Presiden (Perpres) No. 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
"Penguatan prasarana dan sarana penanganan maupun pengolahan hasil perikanan menjadi kunci mutlak untuk menjamin penyediaan produk ikan yang bermutu tinggi, aman dikonsumsi, sekaligus memiliki nilai tambah ekonomi bagi para pelaku usaha," ujar Yudi di Padukuhan Nepi, Kalurahan Kranggan, Kapanewon Galur, Kulonprogo, Kamis (22/10/2026).
Ditjen PDSPKP menyerahkan tiga unit Sarana Pasca Panen (SPP) masing-masing kepada Poklahsar Pattimurni Andani, Poklahsar Mekar Sari, serta Poklahsar Sari Progo. Sarana ini berupa tempat dan peralatan knock-down modern yang dirancang khusus untuk menjaga kesegaran dan kualitas mutu bahan baku ikan sebelum maupun sesudah diolah.
Selain sarana pascapanen, diserahkan pula satu unit Kendaraan Alih Teknologi dan Informasi (ATI) kepada Asosiasi Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan Mina Binangun. Mobil operasional khusus ini berfungsi sebagai sarana penyebarluasan informasi, edukasi, promosi, hingga distribusi dan pemasaran produk perikanan secara konsisten ke tengah masyarakat.
Tak sekadar memberikan bantuan fisik, Ditjen PDSPKP juga menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para anggota Poklahsar penerima manfaat. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas SDM agar mampu mengoperasikan serta merawat seluruh fasilitas tersebut secara berkelanjutan.
"Kami berharap bantuan ini tidak hanya meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk lokal Kulonprogo, tetapi juga memberikan dampak positif nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi lokal," tambah Yudi.
Penyaluran bantuan ini mendapat perhatian langsung dari Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Hediati Soehato yang meninjau langsung pemanfaatan sarana pascapanen dan kendaraan ATI di sela melaksanakan reses. Titiek berkomitmen untuk terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan dan kelompok usaha warga di DIY.
"Harapan kita, bantuan ini bisa membuat ibu-ibu dan kelompok masyarakat di sini menjadi lebih mandiri, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan keluarga mereka," ujar Titiek Soeharto.
Editor: Tata Rahmanta