Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 14 Hari Dicari, Jenazah Korban KM Virgo Asal Boyolali Akhirnya Dipulangkan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hutan Merbabu di Boyolali Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Sisir Titik Api

Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:26 WIB
  • author Tata Rahmanta
Kebakaran Hutan Merbabu di Boyolali Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Sisir Titik Api
Asap putih terlihat di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, tepatnya di lereng Curi Alap-alap, Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari Boyolali, Selasa (20/10/2026). Foto: Istimewa

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Kebakaran melanda kawasan hutan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026). Tim gabungan berhasil menjinakkan api dan melanjutkan proses penyisiran serta pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Titik kebakaran terdeteksi di lereng Curi Alap-alap, tepatnya di Dusun Guwolelo, Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari. Kepulan asap pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 WIB.

Kepala Balai TNGMb, Anggit Haryoso, membenarkan adanya kebakaran tersebut. Petugas bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi kemunculan asap di kawasan hutan.

"Nggih (betul) Mas, masih di TKP. Awal diketahui pukul 09.30 WIB," kata Anggit saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Selasa (20/10/2026).

Pemadaman dilakukan secara manual oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas TNGMb, Polsek Ampel Subsektor Gladagsari, Koramil Ampel, serta warga dan relawan.

Sejumlah unsur masyarakat turut membantu penanganan kebakaran, di antaranya Masyarakat Pemanfaat Air, Masyarakat Peduli Api, dan Masyarakat Mitra Polhut.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan tahap mop up atau penyisiran dan pendinginan di sekitar titik kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang dapat memicu munculnya api baru.

Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab kebakaran masih dalam penelusuran petugas.

Sementara itu, warga Desa Ngagrong, Ayub Sarjono, mengatakan kepulan asap tebal sempat terlihat dari wilayah desanya pada Selasa pagi. Namun, menjelang siang, asap tersebut sudah tidak tampak lagi.

"Tadi asap mulai terlihat sekitar pukul 09.30 WIB. Saat ini (sekitar pukul 12.15 WIB), sekarang asap sudah tidak terlihat lagi," tutur Ayub.

Petugas masih melakukan penyisiran di lokasi untuk memastikan kondisi kawasan hutan benar-benar aman setelah kebakaran berhasil dipadamkan.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut